Injil Yohanes: Bagian IV: Buku Tanda-tanda: Mukjijat Pertama dan Kedua di Kana

  1. Mukjijat pertama dan kedua di Kana: tema-tema penggantian dan reaksi atas Yesus (bab 2-4):

Bagian ini diawali dengan tanda pertama yang Yesus buat di Kana dan diakhiri dengan tanda kedua yang Yesus buat di Kana juga. Di antara kedua tanda itu mengalirlah pengajaran Yesus tentang penggantian-penggenapan.

Dalam mukjijat pertama di Kana (2:1-11) Yesus mengganti/mengubah air yang dikhususkan untuk pembasuhan menurut adat Yahudi menjadi anggur yang sangat enak. Beberapa catatan teologis untuk bagian ini:

  • Mukjijat ini menampilkan kembali perwahyuan dan kebijaksanaan Allah yang terungkap dalam Perjanjian Lama: (Hikmat berseru) siapa yang tidak berpengalaman singgahlah kemari; marilah, makanlah rotiku dan minumlah anggur yang telah kucampur (Ams. 9:4-5) dan Kebijaksanaan memuji dirinya sendiri dan bermegah di tengah umatnya….kenanganku lebih manis daripada madu, dan pusakaku lebih manis dari cairan sarang lebah (Sir. 24:1.20).  Mukjijat ini juga menggenapi nubuat para nabi tentang zaman mesias: sesungguhnya waktu akan datang, demikianlah firman Tuhan, bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran (Amos 9:13).
  • Yesus dan permohonan BundaNya: pada intinya, permohonan Bunda Maria kepada Yesus dan penolakan Yesus untuk segera menanggapinya ingin menggarisbawahi bahwa relasi dengan Allah melampaui segala relasi manusiawi, juga dengan keluarga. Kisah sejajar ditemukan di dalam Luk. 2:48-49 dan Mrk. 3:31-35. Kegigihan Maria yang ingin menonjolkan kemuliaanNya (lakukanlah apa pun yang Ia katakan) membuka pintu bagi mukjijat ini. Setelah kisah ini, Maria akan mengikuti Yesus sampai di Kapernaum. Setelah itu, ia tidak akan muncul lagi, sampai nanti di puncak Kalvari, di bawah salib Yesus.

Bagian selanjutnya menceritakan sikap Yesus terhadap Bait Allah (2:13-22). Ini terjadi menjelang Paskah. Dalam kisah ini, Yesus sendirilah yang menjadi Bait Allah yang baru.

Beberapa butir teologis:

  • Dengan memperlihatkan sikap permusuhan orang-orang Yahudi, penginjil sudah menggambarkan ketidakharmonisan antara Yesus dan mereka yang tidak mau menerimaNya (bdk. Yoh. 1:11)
  • Bait Allah yang sudah menjadi pasar digantikan oleh Tubuh Yesus sendiri sebagai tempat suci yang sejati. Bagian ini ditutup dengan pernyataan bahwa banyak orang percaya pada Yesus setelah melihat tanda-tanda yang Ia buat. Tetapi Yesus tahu bahwa kepercayaan ini masih dangkal: mereka hanya mencari sensasi sebuah tanda, bukannya isi. Ini akan dikembangkan dalam bagian berikutnya.

Kisah percakapan dengan Nikodemus (3:1-21) adalah percakapan penting pertama. Beberapa butir permenungan teologis:

  • Nikodemus: adalah anggota Sanhedrin, senat tertinggi majelis agama sekaligus penguasa agama Yahudi. Ia menjadi wakil dari orang-orang yang imannya belum cukup: ia datang kepada Yesus di malam hari, karena dia belum menjadi bagian dari terang; dia mengakui Yesus sebagai utusan Allah padahal Yesus ada bersama dengan Allah.
  • Semua ini akan dimengerti oleh mereka yang dilahirkan melalui air dan Roh (pembaptisan). Keistimewaan karena memiliki darah orang-orang pilihan digantikan oleh kelahiran melalui pembaptisan.

Kesaksian terakhir Yohanes Pembaptis tentang Yesus (3:22-30) diletakkan dalam konteks pembaptisan yang Yesus sendiri lakukan. Para murid Yohanes Pembaptis sendiri menentang praktek pembaptisan yang dilakukan Yesus. Pada kesempatan inilah Yohanes memberikan kesaksiannya. Gambarannya adalah seorang sahabat mempelai laki-laki yang menjaga rumah sang mempelai (Israel), sampai sang mempelai pria (Yesus) datang untuk mengambil rumahnya.

Kisah percakapan di sumur dengan perempuan Samaria (4:4-42) terjadi setelah ayat-ayat peralihan yang mengantar pembaca untuk mengetahui perubahan geografis: dari Yudea menuju Galilea (4:1-3). Setelah Nikodemus yang menjadi wakil dari orang yang kurang lengkap imannya, kini hadir perempuan Samaria dan orang-orang sekotanya. Inti dari percakapan ini adalah: bagaimana orang dapat sampai kepada iman akan Yesus dan beragam halangannya. Kisah perempuan Samaria dipotong oleh reaksi para murid yang juga salah mengartikan soal makanan, seperti perempuan Samaria yang menyalahartikan air minum. Beberapa butir permenungan teologis:

  • Perlunya kontak pribadi dengan Yesus: orang-orang Samaria beriman pada Yesus bukan karena mendengarkan saja kisah perempuan itu, tetapi karena mereka pergi kepada Yesus dan berjumpa denganNya. Di balik kisah ini ada kejadian historis yaitu proses bagaimana orang Samaria menjadi pengikut Yesus.
  • Tema penggantian dan penggenapan terus berlanjut: ibadah di Bait Allah dan di gunung Gerisim diganti oleh ibadat dalam Roh dan Kebenaran. Ditunjukkan juga kontras sikap orang-orang Yahudi di Yerusalem dan juga Nikodemus, yang kurang menunjukkan keterbukaan iman, dengan sikap orang-orang Samaria dan perempuan Samaria, yang lebih terbuka.

Mukjijat kedua di Kana (4:43-54), menutup bagian ini. Kisahnya mirip dengan mukjijat pertama: pada mulanya permintaan ditolak, tetapi tetap gigih, dan akhirnya dikabulkan. Beberapa butir permenungan teologis:

  • Ayat-ayat peralihan yang mengungkapkan bahwa seorang nabi tidak dihormati di tempat asalnya sendiri, mendapatkan kontrasnya dengan sikap pegawai kerajaan yang percaya dan langsung pulang ke rumahnya. Imannya juga menjalar ke seluruh anggota keluarganya.
  • Kepada Nikodemus, Yesus berbicara tentang perlunya dilahirkan kembali dalam Roh untuk mendapatkan hidup kekal; kepada perempuan Samaria, Yesus berbicara tentang air kehidupan; kepada anak pegawai istana, Yesus sendiri memberikan hidup itu. Bagian selanjutnya akan memperlihatkan bahwa Putra Allah dapat memberikan hidup kepada siapa Ia kehendaki.

Satu pemikiran pada “Injil Yohanes: Bagian IV: Buku Tanda-tanda: Mukjijat Pertama dan Kedua di Kana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s