Allah Punya Hak

Renungan Harian: Selasa, 1 Juni 2010

Bac I: 2Ptr. 3:12-15a. 17-18

Injil: Mrk. 12: 13-17

Berikanlah kepada kaisar apa yang menjadi hak kaisar dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah

Tujuan hukum adalah menjamin keadilan dan keteraturan dalam hidup bermasyarakat. Yang menentukan dan mengendalikan arah hukum adalah manusia. Ketika manusia tulus hatinya dan punya perhatian atas kepentingan bersama, hukum dapat membantu manusia mencapai tujuannya. Tetapi ketika manusia bersifat egois dan penuh pamrih, hukum menjadi kendaraan untuk memuaskan nafsu pribadi atau golongannya. Pertanyaan orang Farisi dan Herodian kepada Yesus adalah pertanyaan jebakan. Hukum agama dimanfaatkan untuk menembak Yesus. Namun Yesus mampu menguak kemunafikan ini. Hanya hati yang tulus yang berhak menafsirkan hukum: berikanlah kepada Allah apa yang menjadi hak Allah. Orang-orang Farisi dan Herodian tidak memberikan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah. Mereka mencuri hak Allah untuk mengadili dengan menjebak Yesus; mereka merampas hak Allah atas kehidupan dengan merancang kematian Yesus; mereka tidak memberikan hati mereka kepada Allah penguasa hati manusia tetapi menyerahkannya kepada rasa dengki dan iri.

Maka,

jika ada rasa dendam, berikanlah kepada Allah hak untuk mengadili,

Jika ada rasa benci, berikanlah kepada Allah hak atas kehidupan,

Jika ada rasa putus asa, berikanlah kepada Allah hak atas masa depan

Jika ada rasa takut, berikanlah kepada Allah hak berkuasa atas segalanya

Jika ada rasa cinta, berikanlah kepada Allah pujian dan syukur karena pada saat cinta muncul Allah memiliki kuasa penuh atas hati dan hidup kita

Tuhan Yesus Memberkati dan Bunda Maria Melindungi

4 pemikiran pada “Allah Punya Hak

  1. Mo.. saya suka sekali dgn kalimat Romo yg terakhir: ” Jika ada rasa cinta, berikanlah kepada Allah pujian dan syukur karena pada saat cinta muncul Allah memiliki kuasa penuh atas hati dan hidup kita ”

    tapi dibalik itu saya juga sedih, berapa banyak orang yang menyadari itu?? bahwa Allah memiliki kuasa penuh atas hati dan hidup kita.. karena yang sering terjadi adalah kita menguasai hidup kita sendiri, Allah adalah nomor sekian..

    banyak orang ketika kita bicara tentang Tuhan, kita mau ngadain rekoleksi,retret atau lain sebagainya, yang ditekankan terutama adalah JANGAN TERLALU ROHANI ya…, SOK SUCI, dll

    padahal kita masih bisa bernafas hari ini adalah karena campur tangan Tuhan dalam hidup kita..

    kita juga sering ketakutan, kalau bicara mengenai Tuhan, kita akan diledek, dijauhi teman2, atau kalau mau adain suatu acara, tidak ada yang bakal ikut..

    Mudah2an Mo.. dengan tulisan ini kita makin menyadari bahwa hanya ALLAH Penguasa Tunggal dalam hidup kita dan kita hidup hanya untuk Dia..
    Tks… Mo.. untuk tulisan2nya yg sungguh menguatkan dan ditunggu tulisan2 selanjutnya..
    🙂
    TYM.. BMM..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s