Musuh juga Manusia

Matius 5: 43-44

Memiliki musuh adalah sikap orang terpenjara: dalam jeruji dendam dan bencinya sendiri,

Terikat rantai kecewa dan sakit hatinya pribadi

Memiliki musuh memusnahkan kemanusiaan: kemanusiaan mereka yang dicap sebagai musuh

Dan kemanusiaan dirinya sendiri

Tidak memiliki musuh adalah sikap manusia sejati: dia bebas dari penjara egoisme, dendam dan benci

Dia berjalan, berlari, bahkan terbang lepas dari iri dan dengki

Tidak memiliki musuh melahirkan kemanusiaan: pengampunannya memulihkan orang yang pernah melukai dan menyakit

dan juga memulihkan kemanusiaannya sendiri

Memiliki musuh lahir karena orang pertama-tama membenci dirinya sendiri

Tidak memiliki musuh adalah sikap orang yang tahu mencintai dirinya sendiri

Setelah ia sadar bahwa dirinya begitu dicintai oleh DIA yang wafat dan bangkit untuk semua manusia

Iklan

2 pemikiran pada “Musuh juga Manusia

  1. Wow… sebuah hasil permenungan yang sangat dalam. Indah sekali jika kita bisa mempraktikkan dalam kehidupan nyata saat ini ya Mo….

    Terimakasih untuk renungan yang menyadarkan.

    TYM-BMM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s