Harta dan Hati

Matius 6:19-23

Di mana hartamu berada di situ juga hatimu berada

Harta dan hati, keduanya erat saling merajut. Mengapa harta dapat mengkail hati manusia? Karena di balik setiap hal yang dianggap harta tersimpan janji-janji yang dicari hati manusia. Hati manusia rindu akan kebahagiaan. Seperti rusa rindu akan mata air, demikianlah hati manusia mengincar pemuasan akan kebahagiaan. Oleh sebab itu, setiap hal yang menjanjikan kebahagiaan menjadi hal yang sangat bernilai, menjadi harta bagi .

Janganlah mengumpulkan harta di bumi di mana ngengat merusaknya dan pencuri mengambilnya….

Karena hati manusia dicipta untuk mereguk kebahagiaan yang sempurna dan abadi, dibutuhkan harta yang abadi pula untuk memuaskannya. Harta atau janji-janji kebahagiaan yang bersifat duniawi tidak akan pernah memuaskannya. Seteguk demi seteguk air duniawi dapat saja diminum, tetapi tidak akan pernah memuaskan rasa haus itu. Popularitas, sensualitas, kekayaan, kekuasaan, sekejap memberikan janji yang sempurna, tetapi sebenarnya akan terbuka juga kebenarannya bahwa itu semua dapat hilang karena bersifat sementara. Segala janji duniawi hanyalah rambu penunjuk arah ke mana seharusnya kita pergi. Semuanya itu hanyalah perhentian, halte tempat mengaso dan berteduh, untuk berjalan kembali ke tempat penyimpanan harta sejati.

Ketika janji-janji duniawi dihayati sebagai janji surgawi abadi, yang terjadi adalah bencana: bukan lagi hati manusia yang memiliki harta tetapi hatinya sekarang dikuasai dan dimiliki oleh harta duniawi; hatinya diperbudak oleh harta duniawi. Mereka yang melupakan janji surgawi dan berpuas diri dengan janji duniawi tidak akan memiliki apa-apa, tetapi dimiliki oleh dunia, dijadikan hamba dunia. Mereka adalah bangsa Israel semasa jaman perbudakan di tanah Mesir, harus berani keluar dari sana untuk berjalan menuju Tanah Terjanji.

Tetapi kumpulkanlah hartamu di surga di mana ngengat dan pencuri tidak merusak dan mengambilnya

Mengumpulkan harta di surga? Di mana itu? Berapa no rekeningnya biar bisa nyimpen tabungan di bank surga? Dalam alam pikiran Kitab Suci, surga berarti tempat tinggal Allah. Letaknya di atas cakrawala, yaitu di bagian langit yang paling luar dan paling tinggi. Menurut alam pikiran ini, langit di bagi tiga: paling rendah adalah tempat bintang, bulan, matahari dan benda-benda langit berada. Bagian kedua adalah tempat penampungan air di udara yang siap disalurkan dan sampai ke bumi sebagai hujan. Dan bagian ketiga berada di atas tempat penampungan air angkasa, yaitu langit di atas langit, tempat Allah bertahta. Mengumpulkan harta di surga berarti terus menerus mengingat bahwa janji sejati ada bersama Allah. Janji sejati adalah hidup di hadirat dan hanya bagi Allah. Lagipula, dalam Injil Matius, kata Allah kerap diganti dengan kata surga, sebagai wujud rasa hormat. Maka, mengumpulkan harta di surga berarti hidup berjalan masuk ke hati Allah, untuk menjadi sehati dengan Dia. Bagaimana caranya? Kita punya penuntun perjalanan: Firman Tuhan, Perayaan Liturgis, Doa Pribadi, dan sejarah manusia serta alam semesta. Cari dan temukan tuntunanNya melalui sarana-sarana tadi. Amin. Tuhan Yesus Memberkati dan Bunda Maria Melindungi.

Jika pintu masuk semesta ke dalam diri adalah hati

Jika jembatan terdekat antara surga dan bumi adalah hati

Jika tali pengikat umat manusia adalah hati

Maka ya Tuhan dengar pintaku ini

Jadikanlah hatiku milikMu

8 pemikiran pada “Harta dan Hati

  1. ketika menyebutkan kata HARTA..
    yang terbayang adalah.. uang sekian juta,deposito,rumah,mobil, dan yang lainnya..

    jarang kita sadar bahwa harta bukan hanya harta benda saja..

    Harta Rohani… bagaimana hubungan kita dengan Tuhan Sang Pencipta, komunikasi kita denganNya, apakah sudah dekat?

    Harta Jiwani..bagaimana karakter kita,sikap kita, sudahkah sesuai dengan firmanNya?

    Harta Tubuh.. tubuh kita adalah bait Allah,Roh Kudus diam di dalamnya.. sudahkah kita menjaganya?

    Harta hubungan.. dengan teman,rekan kerja, orang-orang di sekitar kita.. apakah baik atau kita jadi batu sandungan buat mereka?

    Harta Keluarga.. bagaimana dgn keluarga kita, sudahkah juga kita memperhatikan keluarga kita atau kita sibuk sendiri sehingga keluarga terabaikan?

    dan yang terakhir

    Harta Benda… yang didalam kehidupan kita, menjadi hal diutamakan dibanding dengan harta2 yg lain.. padahal, jika semua harta2 yang diatas sudah kita peroleh, harta benda akan menyusul dengan sendirinya..

    marilah kita kejar 5 harta yang diatas.. maka harta yg ke 6 akan datang pada kita..

    Tks.. Mo..

    TYM.. BMM…

  2. Semoga Hati kita dapat menjadi jembatan antara kita dengan Tuhan dan kita dengan sesama….

    Thanks untuk renungannya yg indah mo………

    TYM…..BMM………

    Selalu semangat dan tersenyum ya mo………….

  3. bgs bgt tulisan2 Rm… enak dibaca n mudah dicerna. Rm org cerdas sih, pantas aja jd pastor….🙂
    sukses sll utk Rm….
    jgn lp dibukukan trus diterbitkan deh….

    semoga aku bs menjadi org yg lbh baik lg n lg… n lg…..
    seperti yg ada ditulisan Rm, walau berat perjalananx…
    mohon doax ya mo,utk aku…

    trimakasih sebelumx🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s