Dari Hati naik ke Mata

Lukas: 9

Dari mana datangnya cinta, dari mata turun ke hati. Sebuah penilitian kecil yang dimuat di majalah tempo membuktikan bahwa bukan hanya mata yang dapat membawa pengaruh bagi hati tetapi sebaliknya hati juga dapat naik dan mempengaruhi mata. Menurut penelitian ini, orang yang hatinya penuh sukacita dapat melihat dengan lebih jelas,lebih detil. Sedangkan orang yang hatinya penuh kemuraman hanya melihat sedikit dari kenyataan yang lebih luas.
Dalam bacaan Injil hari ini, baik penduduk sebuah dusun Samaria maupun para murid Yesus, memiliki hati yang tak jernih, yang keruh. Hati orang-orang Samaria dikeruhkan oleh rasa dendam kepada orang-orang Yahudi, khususnya mereka yang ada di Yerusalem. Dendam ini tercipta karena orang-orang Yahudi menolak campur tangan orang-orang Samaria dalam pembangunan kembali kota Yerusalem. Bagi orang Yahudi, orang Samaria adalah penghianat bangsa, kaum buangan, karena telah menikah dan bercampur dengan orang-orang kafir. Maka,begitu tahu bahwa Yesus hendak pergi ke Yerusalem, mereka pun menolak untuk memberikan tumpangan kepadanya. Sakit hati turun temurun menghalangi mata mereka untuk melihat siapakah Yesus itu dan menyambutNya dengan pantas. Demikian juga Yakobus dan Yohanes. Hati mereka berdua dikeruhkan oleh rasa sombong dan sok berkuasa. Hati yang keruh menghalangi mata mereka untuk melihat Yesus sebagai Allah Pengampun. Oleh karena itu, Yesus menegur mereka.
Bagaimana caranya memiliki hati yang jernih? Akrablah dengan Tuhan Yesus, khususnya melalui renungan akan sabdaNya, setiap hari. St Hieronimus pernah menulis: siapa yang tidak mengenal Kitab Suci, tidak mengenal Kristus. Maka, jika kita terbiasa mengunjungi Yesus dalam FirmanNya, hati kita akan serupa dengan hatiNya. Dan kalau hati kita sudah serupa dengan Dia, cara kita melihat dunia juga akan semakin serupa dengan cara Dia melihat. Dari hati, naik ke mata. Tuhan Yesus Memberkati, Bunda Maria Melindungi.

Mentari pamit kepada Bumi
Aku mau memberi pagi
Di belahan lain lagi
Begitu ucapnya
Dan senja pun menari
Sambil membentangkan jubah kelamnya
Besok kau kan jumpa lagi
Dengan mentari
Yang tak pernah ingkar
Memberi hari
Hibur senja pada bumi

Berbahagialah hati
Yang terkesima
Dengan adegan semesta
Di penghujung hari
Awal kebijakan dan doa
Adalah hati
Yang mampu menangkap
Nyanyi sunyi semesta

Satu pemikiran pada “Dari Hati naik ke Mata

  1. Dari hati kayaknya bukan hanya naik ke mata saja Mo..
    tapi juga naik ke mulut dan pikiran..
    ketika hati kita senang, kita akan mengeluarkan kata-kata yang indah, yang baik-baik.
    tapi ketika hati panas, kata-kata pedaslah yang akan keluar.
    begitu juga ketika hati senang, pikiran kitapun akan ikut senang.
    tapi ketika sakit hati pada seseorang, pikiranpun akan mulai membuat rencana2 untuk membalas orang tersebut.

    tks.. Mo… renungannya..

    TYM.. BMM..

    nb:

    Mo.. puisinya bikin saya merinding
    dun know why..
    ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s