Hati Manusia

Kamis, 7 Oktober 2010

Gal 3:1-5,

Luk 11:5-13

Mintalah maka kamu akan diberi, carilah maka kamu akan menemukan, ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu…

Bacaan hari ini, khususnya bacaan Injil, dapat menjadi obat bagi setiap hati yang sudah meragukan adanya kebaikan di dalam hati manusia; setiap hati yang pernah disayat pisau kecewa karena perlakuan sesamanya; setiap hati yang mulai bertanya kenapa Allah Bapa yang Maha Kasih menciptakan manusia yang dapat lebih jahat dari raja iblis sekalipun.

Ada sebuah kisah. Seorang suster meminta sedekah dari toko yang satu ke toko yang lain. Ketika sampai di sebuah toko roti, suster ini menyodorkan keranjang kosong yang dibawanya sambil berkata: sudilah tuan mengisi keranjang kosong ini dengan roti yang tuan jual, agar anak-anak yatim piatu di rumaku dapat makan. Bukan roti yang mampir di keranjang sang suster tetapi air ludah si pemilik toko yang menerpa wajah suster yang sudah tidak muda lagi itu. Sungguh kaget si pemilik toko, ketika menerima sikap sang suster yang telah ia hina. Daripada marah, sang suster justru berucap: terima kasih tuan, untuk pemberian air ludahnya untuk hamba ini. Sekarang, maukah tuan memberikan roti untuk anak-anak yang hamba rawat?

Sebuah kisah tentang kepercayaan Ibu Teresa dari Kalkuta akan sisi baik yang pasti ada di setiap hati manusia. Betapa pun jahatnya manusia, ia pasti menyimpan kebaikan. Setiap orang memiliki kesempatan menjadi kudus, begitu tulis Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus. Demikianlah ajaran Yesus hari ini: dalam relasi sehari-hari dengan sesama manusia, jangan pernah kehilangan harapan. Mintalah terus, carilah, dan ketuklah. Hati manusia bukanlah dari pualam. Jika wadas keras dapat berlubang karena ditetesi terus menerus oleh air, demikian juga hati manusia bakal berubah berkat doa dan kasih yang terus menerus. Jika hati manusia menyimpan kebaikan, sebab manusia tahu apa yang baik untuk orang yang dikasihinya, apalagi hati Allah Bapa sendiri. Roh Kudus, yaitu Sukma Ilahi milikNya sendiri akan dicurahkan ke atas kita, hingga hati kita cemerlang seperti hatinya.

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria melindungi

Satu pemikiran pada “Hati Manusia

  1. Hi.. Mo..
    Pa Kabar…
    udah putih lom??

    🙂

    koq koment saya gak pernah dibalas Mo..?

    Bener banget Mo..
    hati manusia bukan terbuat dari pualam, karena ketika Allah menciptakan dunia dan isinya, Dia selalu mengatakan semuanya baik, dan manusia diciptakan berdasrkan rupa dan gambar Allah dan Allah mengatakan amat sangat baik, so.. hati kitapun pasti tercipta dari Hati Allah yang MahaKasih..

    Keadaan dunialah yang membuat hati orang menjadi keras dan beku..
    yang semestinya kita lakukan yach.. memupuk kasih itu untuk terus tumbuh subur ya Mo..??
    Ya dengan doa,kelembutan,kesabaran dan mungkin yang terutama menyebarkan kasih yang Allah curahkan kepada kita secara terus menerus kepada orang lain ya..Mo..??

    Tks.. Mo.. renungannya

    jangan bosan baca koment saya ya.. Mo..

    😉

    TUHAN YESUS MEMBERKATI
    BUNDA MARIA MELINDUNGI

    Ps: hampir lupa Mo…
    Puisinya maannnnaaaa………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s