Daging dan Roh

Rabu, 13 Oktober 2010

Gal 5:18-25,

Luk 11:42-46

 

Surat rasul Paulus hari ini mengajak kita untuk memeriksa diri terhadap dua hal : apa yang ingin kuserahkan kepada Tuhan dan apa yang kuharapkan dari Tuhan. Santo Paulus mengajak pembacanya, umat di Galatia, untuk tidak lagi hidup dalam pimpinan daging tetapi hidup di bawah pimpinan Roh. Jadi, serahkanlah kepada Tuhan semua hal yang masuk ke dalam kategori buah-buah daging. Mari kita baca satu persatu buah-buah daging itu, kita teliti kalau ada satu atau lebih dari perbuatan daging yang membelenggu kita. Lalu bawa dalam doa sambil meminta kepada Tuhan untuk mengambilnya dari kita, sebab jangan-jangan justru perbuatan daging ini yang kita inginkan, dan tidak mau kita lepaskan.

Sebaliknya, Paulus juga memberikan daftar buah-buah Roh. Inilah daftar ségala hal yang harus kita harapkan. Baca juga pelan-pelan daftar ini, dan ambil satu atau lebih buah roh yang paling kita rindukan sambil mohon agar Tuhan menganugerahkannya. Jika belum ada kerinduan akan buah-buah roh ini, marilah kita mohon agar Tuhan membuka cakrawala pandang kita, hingga kita mampu melihat akibat dari hidup di bawah pimpinan daging dan hidup di bawah pimpinan roh. Sebab, di bawah pimpinan daging, hidup akan menjadi seperti : kubur tanpa tanda, orang yang melintas di atasnya tidak akan mengetahuinya (Lk. 11 :44). Hidup di bawah pimpinan daging adalah mati dalam hidup.

Perbuatan daging :

percabulan,…….kecemaran,……..hawanafsu,…….penyembahan berhala,………

sihir, ……….perseteruan, …………perselisihan,………..irihati,……….. amarah,…………

kepentingan diri sendiri,……………… percideraan,………………. roh pemecah,

kedengkian,………………. kemabukan,……………. pesta pora

Perbuatan Roh:

kasih,………… sukacita, …………damai sejahtera,………….. kesabaran,……….

kemurahan,……………kebaikan,…………….kesetiaan,………….kelemahlembutan

penguasaan diri

Iklan

2 pemikiran pada “Daging dan Roh

  1. percideraan maksudnya apa ya Mo..??

    kenapa ya Mo.. kalau hidup dalam perbuatan daging tantangannya gak banyak..
    tapi kalau hidup dalam perbuatan Roh, tantangannya berat amat..??

    seperti saat ini,padahal saya udah gak pernah minta diberi kesabaran,tapi tantangan untuk menguji kesabaran saya banyak amat.. sampai kepala saya rasanya nyut-nyutan..

    🙂

    ada resep buat ngatasinya Mo..??

    😀

    Tks… buat renungannya Mo…

    TUHAN YESUS MEMBERKATI
    BUNDA MARIA MELINDUNGI
    AMIEN….

  2. hehehe, kalau kepala sampai nyutnyutan karena hidup dalam Roh, wajar. Ada yang sampai berdarah loh… Kenapa lebih banyak tantangannya, karena kita masih hidup di dunia. Roh kita memang sangat kuat, tetapi daging kita lemah untuk mengikutinya. Bukan berarti jelek melulu: justru jadi cara mengasah rohani kita. Diasah itu kan sakit, ada bagian yang dibuang supaya tajam. Resep: baca Kitab Suci dan Ekaristi. Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s