Tahu dan Mau

Kamis, 14 Oktober 2010

Ef 1:1-10,

Luk 11:47-54

MENGETAHUI yang baik dan benar adalah langkah awal; MENGHENDAKINYA merupakan langkah berikutnya; MENGHIDUPINYA merupakan kesucian.

sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi (Luk 11:52)

Persoalan para ahli Taurat dan orang-orang farisi, yang hari ini mendapat teguran keras dari Yesus, bukanlah tentang pengetahuan akan yang baik dan benar tetapi kemauan untuk memeluk dan menghidupinya. Mereka ahli dalam hukum, tahu seluk beluk serta lekuk paling tersembunyi dari hukum agama dan Kitab Suci, tetapi pengetahuan itu menyangut di otak hingga tidak dapat turun ke hati. Mereka seperti orang-orang yang berkata: lihat, orang Nazaret ini hebat; Dia benar dan jujur; Dia tidak mencari muka dan berani keras menegur; mari kita tangkap dan bunuh Dia, lalu kita angkat menjadi pahlawan. Inilah maksud dari teguran Yesus: Dengan demikian kamu mengaku, bahwa kamu membenarkan perbuatan-perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kamu membangun makamnya (Luk. 11:48). Mereka lebih suka membangun monumen megah bagi seorang utusan Allah daripada mendengarkan dan menghidupi warta yang dibawa utusan Allah itu.

Surat rasul Paulus kepada umat di Efesus begitu indah: surat ini mengingatkan kita dari mana dan mau ke mana hidup kita. Paulus menunjukkan makna hidup kita: dari Kristus, dalam Kristus, menuju Kristus. Allah telah memandang kita sebelum dunia dijadikan. Kita sudah dikandung di ddalam Kristus. Kalau dalam kenyataan hidup ini kita berdosa, bersalah, pengampunan senantiasa tersedia. Kita bebas dari rasa dosa dan salah bukan oleh kehebatan perbuatan moral dan rohani kita sendiri, tetapi oleh darahNya: Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya (Ef. 1:7), DarahNyalah yang memungkinkan kita tetap jadi anak-anak Allah. Kita telah dimerdekakan olehNya. Inilah pengetahuan tertinggi, inilah pengetahuan terbesar, sebab jika sungguh-sungguh dihayati, pengetahuan ini akan mengubah kita: kita akan menghendaki yang benar serta menghidupinya. Inlah pengetahuan yang harus kita cari: kebesaran kasih Tuhan dan kuasa penebusanNya.

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria melindungi

 

Satu pemikiran pada “Tahu dan Mau

  1. Trimaksh Rm, utk semua tulisan2 yg sdh memberikan sy jawaban, menguatkan serta pencerahan. Semoga sy bs menjadi seperti yg Tuhan kehendaki n hidup lbh baik lg dr hr k hr.
    Mohon doanya mo…. Trimaksh byk sblmnya….🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s