Menjadi Samudera

J

Jumat 22 Oktober 2010

Mzm 24:1-2,3-4ab,5-6,
Luk 12:54-59

Dunia membutuhkan tempat rendah, agar air dapat mengalir dan tempat terendah di mana semua aliran air tertampung di situ adalah samudera. Demikian juga jiwa manusia membutuhkan kerendahan hati, agar rahmat dapat mengalir dan memberi kehidupan untuk diri sendiri dan sesama.

Tuhan Yesus hari ini menegur sikap orang-orang munafik. Siapakh orang munafik itu? Orang munafik adalah, orang yang mengharapkan kebaikan dan merasa kebaikan itu sudah dia miliki dengan usahanya sendiri. Dalam bahasa Yunani, kata munafik berakar pada nama sebuah benda yaitu topeng yang biasa dipakai orang untuk bermain drama. Maka setiap orang yang merasa sudah memiliki seluruh kebaikan semata-mata karena telah melakukan ini itu, layaknya seorang pemain seni peran belaka: dia belum sampai menyentuh tragedi terdalam hati manusia, yang, mengambil syair lagu Bimbo, adalah cermin… tempat dosa dan pahala berpadu.

Karena sudah merasa diri baik, orang munafik tidak dapat membaca tanda-tanda zaman. Dalam bahasa Yunani, tanda-tanda zaman ini dapat diartikan kesempatan atau waktu yang pas untuk melakukan sesuatu. Angin dari Barat berarti akan turun hujan: sebab sebelah Barat Palestina adalah samudera; maka angin dari Barat mengandung banyak air. Angin Selatan membawa panas, sebab sebelah Selatan Palestina adalah padang gurun; sementara sebelah Utaranya ada gunung Hermon yang puncaknya berlapis salju. Bagi Yesus dan para muridNya, waktu ini adalah waktu yang pas untuk bertobat, untuk kembali mengakui Allah, untuk mengakui bahwa setiap orang membutuhkan Allah di dalam hatinya. Tetapi, karena sudah merasa diri baik, orang-orang munafik tidak mampu membaca tanda-tanda itu; kesempatan emas itu.

Surat rasul Paulus kepada umat di Efesus memberikan sebuah syarat agar orang dapat mengambil kesempatan emas yang disebut Tuhan Yesus. Syarat itu adalah kerendahan hati. Kerendahan hati adalah bagian dari keutamaan yang lebih besar, yaitu pengendalian diri. Maka, orang yang rendah hati adalah orang yang mampu mengendalikan penilaian atas dirinya sendiri: tidak terlalu berlebihan menilai diri, tidak terlalu banyak bicara tentang diri sendiri, tahu memandang diri apa adanya. Orang yang rendah hati, berbeda dengan orang munafik, akan mengenal tragedi hati manusia, seperti yang ditulis rasul Paulus: Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.  Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku. (Rom. 7:21-23).

Sebab itu, kerendahan hati berarti keutamaan untuk lebih sering mengingat-ingat rahmat Tuhan daripada membanggakan diri karena perbuatan yang telah kulakukan.

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria Melindungi

Tuhan Yesus yang rendah hati, dengarkanlah doaku:

Dari ketakutan untuk dilupakan

Bebaskanlah aku ya Yesus

Dari ketakutan untuk diabaikan

Bebaskanlah aku ya Yesus

Dari ketakutan untuk direndahkan

Bebaskanlah aku ya Yesus

Dari ketakutan untuk dihina

Bebaskanlah aku ya Yesus

Dari ketakutan untuk dijelekkan nama baikku

Bebaskanlah aku ya Yesus

Tuhan

Semoga orang lain lebih besar di mata dunia sedangkan aku diabaikan

Yesus berilah aku rahmat untuk mengharapkannya

Semoga mereka mendapat jalan yang lancar dan aku jalan yang licin

Yesus berilah aku rahmat untuk mengharapkannya

Semoga mereka dikenang sementara aku dilupakan

Yesus berilah aku rahmat untuk mengharapkannya

Semoga mereka mengatasi aku dalam segala hal

Yesus berilah aku rahmat untuk mengharapkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s