Adam dan Yesus

HARI MINGGU PRAPASKAH I , 13 Maret 2011

Kej 2:7-9, 3:1-7, Mzm 51:3-4,5-6a,12-13,14,17, Rm 5:12-19, Mat 4:1-11

Mari kita bandingkan kesamaan dan perbedaan yang ada di antara bacaan pertama dan bacaan Injil.

Bacaan pertama mengisahkan Adam dan Hawa yang ditempatkan Tuhan di taman Firdaus yang berlimpah dengan pohon buah-buahannya ; sementara Yesus, Allah yang menjadi manusia, dibawa ke padang gurun yang sama sekali tidak memberikan penopang kehidupan.

Manusia pertama berjumpa dengan ular, yang disebut sebagai hewan yang paling cerdik yang diciptakan Tuhan ; sementara Yesus berjumpa dengan Setan, yang disebut sebagai pihak yang mencobai.

Nenek moyang manusia digoda oleh ular dalam tiga tahap : 1)  dengan sebuah pertanyaan yang isinya memutarbalikkan firman Tuhan tetapi maksudnya adalah mendorong manusia untuk menjadi penguasa firman dan bukan pendengar firman (tentulah Tuhan berfirman : semua pohon di taman ini jangan kamu makan buahnya ?) ;

2) setelah berhasil membuat manusia merasa menjadi tuan atas firman Tuhan, kini ular menawarkan suatu penafsiran atas firman Tuhan itu yang intinya adalah : Tuhan itu pembohong ; firmanNya jangan dipegang ; lakukan apa yang Tuhan larang dan jangan lakukan apa yang Dia perintahkan (sekali-kali kamu tidak akan mati…)

3) dan pada tahap terakhir ular bertindak seolah menghargai kebebasan manusia dengan diam dan membiarkan manusia untuk memilih ; padahal pilihan manusia sudah lenyap sejak tahap pertama (manusia itu melihat buah itu sungguh menarik….)

Tuhan Yesus digoda juga dalam tiga tahap, yang semuanya menyangkut makna menjadi Anak Allah :1) menurut Setan, Anak Allah adalah Dia yang mampu memenuhi seluruh keinginanNya (Jika Engkau Putra Allah, ubahlah batu ini menjadi rôti…). Menurut Yesus, Anak Allah adalah Dia yang lebih suka mendengarkan dan memenuhi kehendak Bapa (manusia hidup dari firman Allah)

2)menurut Setan, Anak Allah adalah Dia yang diterima oleh orang banyak karena mampu menunjukkan perbuatan ajaib yang hanya datang dari Tuhan (para malaikatNya akan menatang Engkau…). Menurut Yesus, Anak Allah adalah Dia yang tidak menyandarkan kepercayaan pada Allah BapaNya berdasarkan apa kata orang dan kejadian-kejadian ajaib ; Anak Allah adalah Dia yang teguh percaya bahwa Allah mengendalikan sejarah melalui peristiwa biasa sehari-hari (jangan mencobai Allahmu…)

3) akhirnya, menurut Setan, Anak Allah adalah Dia yang harus berdiri seperti Allah dan menyaingi Allah (semua kekuasaan itu akan kuberikan asal Kau menyembah aku…). Menurut Yesus, hanya satu yang harus disembah, yaitu Allah Bapa (enyahlah Iblis, ada tertulis : sembahlah Tuhan Allahmu)

Sementara Adam dan Hawa percaya begitu saja pada ular, dengan kekuatan firman Tuhan, Yesus membantah setiap bujuk rayu setan.

Manusia akan bahagia kalau memenuhi tujuan hidupnya yang paling dalam. Tujuan hidup terdalam manusia adalah mendengarkan dan melaksanakan firmanNya.

Keengganan Adam dan Hawa untuk mendengarkan dan melakukan firman Tuhan merendahkan diri mereka sendiri (malu karena tahu telanjang), membuat mereka takut dan merasa bersalah (bersembunyi dari sesama dan Tuhannya) dan ujungnya adalah kekerasan dalam wujud saling menyalahkan (Adam menuding Hawa dan Hawa menuding ular) serta pembunuhan (Kain membunuh Habel).

Kisah Adam dan Hawa adalah kisah kita semua, manusia yang lemah dan mudah jatuh dalam dosa.

Ketaatan Yesus membuatNya mulia, berani, dan terungkap dalam cinta dan pengampunanNya.

Kisah Yesus adalah kisah kita juga, yang telah ditebusNya dan mau hidup bersama Dia.

Kita seperti anak kecil, yang merengek-rengek minta dibelikan rumah-rumahan yang dijual di toko pinggir jalan, sementara orang tua yang begitu mengasihi kita telah mewariskan sebuah istana megah untuk kita tempati sepanjang hidup kita.

Ketika kita sadar, betapa agung dan indah warisan yang Tuhan berikan, pada saat itulah kita mampu sampai pada penghayatan iman yang sejati, yang melampaui pemenuhan hukum dan aturan belaka.

Iman berarti : merindukan Tuhan di atas segalanya ; mencintai Tuhan di atas segalanya …. Solo Dio basta – Hanya Tuhan, dan cukup bagiku.

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria melindungi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s