Could You Start Again…please

Tahun A, Hari Minggu Biasa XV

Yes 55:10-11, Mzm 65:10abcd,10e-11,12-13,14, Rm 8:18-23, Mat 13:1-23

Adalah seorang penabur keluar untuk menabur…, “ sabda Tuhan di hari Minggu ini.

Merenungkan perumpaan tentang penabur, saya teringat sepenggal syair dari drama musikal Jesus Christ Superstar, yang berbunyi: Could we start again please…

Dalam adegan itu, Maria Magdalena,kesebelas rasul dan para murid lainnya melantunkan syair ini setelah menyaksikan bagaimana Yesus, Guru dan Tuhan mereka, ditangkap dan disiksa. Menurut mereka, dunia belum siap menerima Tuhan dalam wujud manusia. Bagaimana mungkin Allah yang penuh belas kasih yang hadir dalam diri Yesus ditolak oleh ciptaanNya sendiri? Persiapan ribuan tahun melalui beragam peristiwa dan tuntunan para nabi tidak membuat Israel, wakil umat manusia, terbuka matanya untuk menyambut Tuhan.

Karena itu, Maria Magdalena dan kesebelas rasul pun memohon, Tuhan sudilah Engkau memulai lagi dengan datang kembali ketika kami lebih siap untuk menyambutMu… Could we start again….please…

Tuhan adalah Sang Penabur sekaligus benih yang ditaburkan. Kenyataan bahwa benih itu tetap ditaburkan di jalan atau di tanah berbatu atau di semak berduri ingin menunjukkan belas kasihNya yang tiada batas: Allah Bapa memberikan hujan dan sinar mentari kepada orang baik maupun orang jahat (Mat. 5:45). Demikian juga Yesus datang ke dunia, untuk semua orang, baik yang sudah siap maupun tidak siap menyambutNya.

Tujuan perumpaan ini adalah mendorong para murid dan sidang pendengar untuk berkaca di depan belas kasih Allah yang tiada batas. Apakah aku sudah menyediakan tanah yang baik bagi benih sabdaNya? Setiap waktu, setiap saat, di mana saja, dalam setiap kesempatan, Allah menaburkan benih kebaikan bagiku. Bagaimana aku menyambut belas kasihNya yang tiada batas itu?

Tuhan senantiasa menaburkan yang baik bagi kita dan memberikan DiriNya sendiri sebagaimana kita kenangkan dalam perayaan Ekaristi. Dia lah sang Awal dan Tujuan. Maka, pertanyaan Maria Magdalena dan kesebelas rasul dalam adegan tadi terutama ditujukan bagi diri kita masing-masing: maukah kita bangkit lagi setelah jatuh, maukah kita memulai lagi bersama kasihNya dan berjalan kembali dituntun oleh Roh dan firmanNya?

Tuhanlah yang sekarang bernyanyi dan bertanya pada diri kita masing-masing: Could you start again, …please… Maukah engkau memulai lagi, please… untuk menjadi tanah yang baik bagi benih sabdaKu…

Dan Ia mengharapkan kita mampu memulai lagi dan kita sungguh mampu sebab Tuhan sendiri sudah bersabda: Firmanku tidak akan kembali padaKu tanpa membuahkan hasil (Yes. 55:11).

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria melindungi

Iklan

2 pemikiran pada “Could You Start Again…please

  1. ” Tuhan senantiasa menaburkan yang baik bagi kita dan memberikan DiriNya sendiri sebagaimana kita kenangkan dalam perayaan Ekaristi.
    maukah kita bangkit lagi setelah jatuh, maukah kita memulai lagi bersama kasihNya dan berjalan kembali dituntun oleh Roh dan firmanNya?
    Dan Ia mengharapkan kita mampu memulai lagi dan kita sungguh mampu sebab Tuhan sendiri sudah bersabda: Firmanku tidak akan kembali padaKu tanpa membuahkan hasil (Yes. 55:11). ”

    Romo Uut yang baik…..kalimat-kalimat renungan romo yang sy copas ini sungguh mempunyai arti yang mendalam….Saya ingin memberikan kepada salah seorang murid sy yg sekarang sudah menjadi pemuda berumur 30-an dan saat ini sedang dalam situasi berantakan. Kemaren tiba-tiba dia bbm saya…..saya merasa bahwa ini sangat pas untuk dia…..untuk menata kembali kehidupannya agar menjadi lebih baik…..mudah-mudahan bisa menjadi renungan yang baik untuknya ya…..

    Terima kasih…romo Carolus putranto Trihidayat, Pr
    ^_^ TYM – BMM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s