St Bonaventura (1221-1274)

Dari Roma, seorang utusan Paus Gregorius X datang kepada St Bonaventura untuk menyampaikan keputusan bahwa sang santo diangkat menjadi Kardinal-Uskup Albino. Ketika si utusan selesai menyampaikan pesan itu dan hendak menyerahkan ‘topi’ kardinal padanya, st Bonvantura yang pada saat itu sedang mencuci piring berkata:  “Baiklah. Pesan sudah diterima. Sekarang ijinkan saya melanjutkan kerja saya dan tolong sangkutkan topi kardinal itu pada ranting pohon di seberang sana.”

Kerendahan hati. Itulah salah satu sifat istimewa yang ditemukan dalam pribadi orang kudus dari Bagnorea, Itali, ini; sifat yang bisa jadi ia pelajari dari st Fransiskus Asisi, pendiri konggregasi di mana sekarang dia berada. Beberapa tahun sebelumnya, paus Clemens IV juga pernah mencalonkan dia untuk menjadi uskup York. Akan tetapi, St Bonaventura menolaknya.

Dalam diri St Bonaventura, kerendahan hati ini berpadu dengan ketegasan  dalam mengambil keputusan. Kedua sifat ini sangat dibutuhkan khususnya oleh konggregasinya, Fransiskan, yang di tahun 1200-an menghadapi konflik internal akibat dua gerakan ekstrim yang saling berlawanan: di satu sisi gerakan yang hendak menafsirkan secara harafiah aturan yang ditulis oleh St Fransiskus dan di sisi lain gerakan yang menghendaki keringanan dan kelonggaran. Sebagai Minister General, St Bonaventura menindak tegas kedua gerakan ekstrim tersebut dan berkali-kali mengadakan rapat umum untuk pembaruan konggregasinya.

Kerendahan hati dan ketegasan yang ada di dalam dirinya mendapat tuntunan yang kuat dari ketajaman akal budinya. St Bonaventura terkenal berkat renungan-renungan filosofis dan teologisnya yang mendalam. Itu sebabnya, Gereja memberinya gelar Pujangga Gereja.

Namun demikian, apalah artinya semua kelebihan manusiawi ini tanpa disertai relasi yang mendalam dengan Allah, San Pemberi setiap anugerah. St Bonaventura sadar akan hal ini. Oleh karena itu, ketekunan studi disandingkannya dengan olah rohani. Untuk menjaga kehidupan rohani ini, sebagai Minister General ia meminta supaya setiap anggota konggregasi merayakan Ekaristi di hari Sabtu dengan nyanyian untuk menghormati Perawan Maria. Ia juga meminta supaya di tengah malam, lonceng biara dibunyikan untuk mengingatkan orang akan peristiwa gembira disampaikannya Kabar Sukacita dari Malaikat Tuhan kepada Bunda Maria.

Keutamaan yang ditampakkan St Bonaventura membuatnya disegani dan dipandang sebagai orang kudus oleh orang-orang sejamannya, sebagaimana nampak dalam kisah berikut: alkisah, St Thomas Aquinas berkanjang ke ruang studi St Bonaventura. Pada saat itu, St Bonaventura sedang merenungkan dan menuliskan kisah hidup St Fransiskus Asisi. Begitu mendalamnya permenungan St Bonaventura sampai-sampai St Thomas Aquinas membatalkan niatnya untuk bejumpa dengan St Bonaventura dan berkata: “Biarkan orang kudus bekerja untuk orang kudus lainnya.”

3 pemikiran pada “St Bonaventura (1221-1274)

  1. St.Bonaventura berasal dari Itali atau Perancis Mo..?
    kayaknya tadi pagi saya dengar di radio dari Perancis…
    apa saya yang salah dengar yach…? :s
    karena saya sempat berpikir tadi… ooo ini toh salah satu orang kudus dari Perancis yang pernah Mo Ut bahas dalam renungan beberapa hari yang lalu…
    tapi baca renungan Romo hari ini, berasal dari Itali.. so yang benar yang mana yach Mo…?

    saya sich yakinnya Mo Ut yang bener.. tapi untuk memastikan, saya tanyakan lagi aj…😀

    tks Mo… renungannya hari ini…
    mudah2an kita selalu mempunyai kerendahan hati seperti yang diteladankan oleh St.Bonaventura, tetapi disamping itu jga punya ketegasan dan kekuatan dalam iman yang pegang..

    Tuhan Yesus Memberkati
    Bunda Maria Melindungi

    Amien…

    1. Trima kasih Yen untuk tanggepannya. St Bonaventura kelahiran Itali tapi meninggal dan dimakamkan di Lyon, Perancis dan penduduk kota ini mengangkatnya menjadi pelindung kota karena ketika makamnya dibongkar bagian kepalanya masih utuh seperti waktu hidup dulu. Tuhan memberkati

      1. Ooo. gitu yach Mo…
        berarti yang saya dengar di radio juga ndak salah yach….
        jadi St.Bonaventura bertugas dan melayani di Perancis sampai sisa umurnya yach….

        Tks ya Mo… atas keterangannya…

        bulan depan kita pendamping SBI mau menerangkan tentang Santo Santa ke anak-anak,
        terutama tentang Santo Santa yang dekat dengan anak-anak atau masih anak-anak, seperti Santa Imelda, Santo Tarsisius, Santa Agnes…
        dengan tujuan anak-anak lebih mengenal orang-orang kudus yang bisa menjadi teladan hidup mereka dan juga mengenal Santo Santa yang menjadi pelindung mereka..
        ada rekomen Mo… Santo Santa yang bisa menjadi teladan anak-anak dalam hidup mereka..?

        Tks… Mo Ut…
        Tuhan Yesus Memberkati
        Bunda Maria Melindungi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s