Perempuan Kanaan

Hari Rabu, Pekan Biasa 18, Tahun A

Bil 13:1-2a,25,14:1,26-29, Mzm 106:6-7a,13-14,21-22,23, Mat 15:21-28

Hai ibu, besar imanmu…,” sabda Tuhan.

Seorang anak yang mencuri mangga kepergok si empunya pohon. Pemilik : “Hei, sedang apa kamu di atas situ? Anak : “Anu, Pak. Cari layang-layang.” Pemilik : “Buat apa?Anak : (Tambah gugup) “Eh, buat bikin rujak, Pak.

Dengan jawaban terakhir, si anak tidak lagi punya dalih untuk menghindari tuduhan mencuri manga. Demikian juga untuk perempuan Kanaan dalam Injil hari ini: di mata orang Yahudi, perempuan Kanaan tidak bisa menghindari penilaian negatif yang terlanjur melekat pada bangsanya, yang di dalam Kitab Suci Perjanjian Lama dikenal sebagai bangsa yang suka berselingkuh di antara sesamanya (Imamat 18:20), yang suka menyembah berhala dan mengorbankan bayi-bayi mereka sebagai tumbal kepada dewa Molokh (Imamat 18:21) dan masih banyak lagi daftar cacat cela bangsa keturunan Ham (Imamat 18:1-30) cucu Nuh, yang dikutuk menjadi bangsa budak (Kejadian 9:18-25). Singkat kata, menjadi keturunan orang Kanaan identik dengan menjadi orang rendahan dalam segalanya.

Ada kesan bahwa Tuhan Yesus pun mengikuti sikap orang Yahudi itu ketika Ia berkata kepada perempuan Kanaan, “Tidak pantas anjing-anjing menyantap roti yang disediakan bagi anak-anak tuannya.” Akan tetapi, jika ditilik lebih jauh, sikap Yesus ini bukanlah sebuah penilaian atau penghakiman atas perempuan dan bangsa Kanaan, tetapi sebuah strategi atau cara menjalankan tugas perutusanNya: Ia diutus pertama-tama untuk menobatkan bangsa Israel dan Israel yang bertobatlah yang nantinya akan membawa bangsa-bangsa lainnya untuk menyembah Allah Bapa yang sama. Ini soal prioritas atau soal mana yang mesti yang didahulukan.

Yang mengejutkan Tuhan Yesus, para murid dan juga Gereja Perdana (termasuk jemaat Matius) adalah ternyata orang-orang kafir, yang tidak mengenal Yahwe, yang tidak mengenal nabi-nabi dan hukum suci, seperti orang Kanaan ini, justru merekalah yang siap menyambut Kerajaan Allah dalam diri Yesus. Sementara para ahli agama dan orang-orang saleh bangsa Yahudi meminta tanda, perempuan dari bangsa budak yang terkutuk ini langsung percaya bahwa Yesus memiliki kuasa yang datang dari atas; dan karena berasal dari atas, seperti hujan atau sinar mathari, kuasa itu ia yakini bersifat universal, artinya ditujukan untuk semua orang, entah orang jahat entah orang benar, dan semua bangsa, entah bangsa pilihan entah bangsa terkutuk.

Dapat dibayangkan bagaimana orang-orang Kristen berdarah Yahudi terguncang begitu mendengar kisah ini. Bagaimana mungkin bangsa terkutuk, seperti bangsa Kanaan, dapat lebih siap menyambut iman akan Kristus daripada bangsa Israel yang berabad-abad disiapkan dengan pangajaran para nabi? Inilah karya Allah yang melampaui penilaian dan standard yang diberikan dunia. Karya Allah adalah karya kasih dan kasih itu kreatif, kerap kali mengejutkan karena melampaui apa yang biasa dipikirkan dan diharapkan manusia.

Maka, jangan berhenti pada penilaian pribadi, entah atas diri sendiri, entah atas orang lain, atau atas peristiwa dalam hidup sehari-hari. Teruskan penilaian itu sampai di bawah salib Tuhan Yesus yang melihat segalanya baik dan indah padahal tubuh dan jiwaNya dicabik oleh derita akibat dosa manusia.

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria melindungi

3 pemikiran pada “Perempuan Kanaan

  1. Rm uut, sy ga paham kalimat ini “Maka, jangan berhenti pada penilaian pribadi, entah atas diri sendiri, entah atas orang lain, atau atas peristiwa dalam hidup sehari-hari. Teruskan penilaian itu sampai di bawah salib Tuhan Yesus yang melihat segalanya baik dan indah padahal tubuh dan jiwaNya dicabik oleh derita akibat dosa manusia.”
    tolong djelaskan mo….. thx b4….

    1. Maaf baru membalas sekarang. Maksud kalimat itu adalah sebuah undangan untuk belajar menilai sebagaimana Tuhan Yesus menilai. Pelajaran tertinggi berasal dari kayu salib. Dari sana, setiap murid Kristus belajar menjadi rendah hati, terbuka terhadap rencana Allah yang melampaui pengalaman dan penilaian manusiawi.

  2. ” Karya Allah adalah karya kasih dan kasih itu kreatif, kerap kali mengejutkan karena melampaui apa yang biasa dipikirkan dan diharapkan manusia. ”

    Aku setuju banget dengan kalimat ini romo…..bahwa terkadang kita mendapatkan sesuatu hal yang di luar harapan kita atau kita tidak menduganya sama sekali. Namun setelah kita mengalami hal tersebut….kita merasakan sesuatu yang sangat baik dan berarti buat kita dan sesama…. baru belakangan kita tersadar dan mengakui….tindakan atau karya Tuhan sungguh tepat dan indah…..

    Karya Tuhan memang sungguh kreatif………karyanya lebih indah dari rencana atau pemikiran kita manusia……

    Mo….kalimat di atas aku ijin copas ya……thanks banget

    TYM-BMM mo….tetap semangat dan tersenyum……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s