Kemuliaan Allah dan Persatuan Gereja

Kis. 22:30; 23:6-11; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11;Yoh. 17:20-26.

Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu

a1

Setidaknya ada tiga arti kata doxa, kemuliaan, dalam bahasa Yunani. Arti pertama adalah penilaian manusia. Arti kedua, keagungan Allah yang tercermin dalam ciptaanNya. Arti ketiga, keagungan Allah itu sendiri. 

Sumber kesatuan para murid dalam doa Yesus di atas adalah keagungan yang diterima Yesus dari Allah Bapa dan diberikanNya kepada para muridNya di sepanjang zaman. Apa wujud keagungan Allah yang menjadi sumber pemersatu itu?

Keagungan itu adalah diri Yesus sendiri, Allah Putra yang menampilkan wajah Allah Bapa yang tidak kelihatan. Puncak keagungan itu terjadi di atas kayu salib: dari kayu salib Yesus menarik semua orang yang percaya kepadaNya. Dengan kata lain, keagungan Allah nampak dalam cintaNya yang total kepada manusia, yang tercermin dalam Diri Yesus.

Cinta berarti relasi, berarti berani tidak  memutlakkan diri, pikiran dan pendapat sendiri, agar muncul tempat bagi yang lain. Karena itu, cinta selalu kreatif, artinya penciptaan: dengan menyangkal diri sebagai pusat dunia, muncul dunia yang dihuni sesama.

Cinta yang penuh, yang terjadi di kayu salib, menciptakan kebebasan yang sejati: diri kita diberi tempat oleh Allah, di hadapanNya. Inilah sumber persatuan kita. Masing-masing dari kita tidak perlu berebut tempat, berebut perhatian, menjadi yang paling dalam segala hal menurut penilaian manusia.

Ketika memandang salib, merenungkan kemuliaanNya, kita sadar kalau kita sudah punya tempat, yaitu tempat di hadapanNya, perhatianNya.

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria melindungi,

Paris, Kemis 12 Mei 2016

Satu pemikiran pada “Kemuliaan Allah dan Persatuan Gereja

  1. Amin….
    Romo Uut… terima kasih permenungannya.
    Cinta dan pengorbanan Yesus memang sungguh luar biasa. Begitu besar cintaNya pada manusia.
    Ketika hati sedang sedih, gelisah, galau atau susah…tempat satu2nya untuk bersimpuh adalah di bawah kaki Yesus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s