Kautahu Tuhan KucintaKau

Kis. 25:13b-21; Mzm. 103:1-2,11-12,19-20ab;Yoh. 21:15-19.

image

“Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?”

Sebelum sengsara dan wafat Tuhan, Petrus menjawab pertanyaan di atas dengan lantang: ” Biarpun yang lainnya menyangkalMu, aku akan menyerahkan nyawaku untukMu”.

Kini, setelah kebangkitan Tuhan, Petrus tidak lagi membandingkan dirinya dengan para murid yang lain. Tidak lagi merasa lebih baik dari mereka. Ia kini meletakkan semuaNya ke dalam hati Tuhan dan GuruNya, Sang Gembala yang mengenal setiap domba-dombaNya: ” Kautahu Tuhan, kucintaKau”.

Siapa dapat menilai kedekatan dengan Tuhan? Aku jauh Engkau jauh, Aku dekat Engkau dekat, senandung Bimbo. Tuhan adalah  Penyair Agung. Ia sanggup menggubah untaian peristiwa hidup setiap pribadi yang dianggap tak berarti menjadi sebuah syair murni. Detik-detik terakhir penyamun di salib diubahNya jadi pintu masuk ke surga. Penyangkalan Petrus dibuatNya jadi awal pertobatan dan perutusan.

Tuhan Yesus memberkati dan Bunda Maria melindungi

Paris 13 Mei 2016, Jumat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s